CERPEN | Pelajaran Sesat yang Nikmat Semalam aku mendapat kabar, bahwa lelakimu pergi dengan wanita lain beberapa hari yang lalu. Lantas gegas mendatangi, sembari mengingat saat kau dulu…
CERPEN | Lelaki yang Tidak Menulis Lagi Terbangun di pagi hari yang tanpa rokok, kopi, dan gosok gigi, adalah hal yang baru-baru ini menjadi sebuah rutinitas bagiku. Kubuka jendela, menakju…
CERPEN | Menik Seharusnya Membunuh Ibu Sekali Lagi Boleh aku bercerita sesuatu, Ibu?" ujar Menik kesal melihat Ibunya. Sang Ibu yang telah mabuk berat hanya mengangguk sambil tertawa tidak je…
CERPEN | Menik dan Buku Catatannya Bening mata dan senyum cantik yang biasanya rekah, kini tak tampak lagi. "Boleh?" Pertanyaan yang berulang dilontarkan saat bertemu i…
CATATAN | Logika Justru Membuat Kita Bodoh Ada satu pepatah Jerman yang nggak pernah lepas dari kepala saya: "Der Mensch ist, was er isst" yang artinya kurang lebih "sikap m…
CERPEN | Kundalini 80% orang-orang yang mengunjungi tempat ini, pernah populer. Dan sesungguhnya aku mengenal sebagian besar dari mereka. Namun, sebongkah ego mencegahk…
CATATAN | Dari Leres Budi, Marquez, hingga Eka Kurniawan Saya penyuka realisme magis, tapi selalu menyadarinya belakangan. Mungkin karena tidak pernah berani menilai apakah naskah atau karya tersebut masu…
TIPS MENULIS | Red Herring Penulis-penulis besar hampir selalu menggunakan red herring—umpan palsu yang sengaja ditebar untuk mengalihkan perhatian pembaca dari ending yang ter…
FIKSI MINI | Sehidup Se-Mati SEHIDUP SE-MATI Kami bersepakat untuk mengakhiri hidup dengan cara melompat dari puncak gedung. Dia berubah pikiran saat detik-detik terakhir. Sial…
FIKSI MINI | Membunuh Ibu MEMBUNUH IBU Seketika ruang bersalin senyap dan tegang. Hanya terdengar suara gemeretak patah dari kerongkongan pasien. Jabang bayi mencoba kelua…
CATATAN | 99x Proses Menulis Untuk 1 Gagasan? Dalam tulisan kali ini saya ingin membahas tentang sejauh mana bentuk eksplorasi kita dalam mengeksekusi sebuah ide atau gagasan menulis. Kebanyakan …
CERPEN | Hio Untuk Mei Reronce Gongseng tergantung tepat di jendela kamar yang tak pernah ditutup semenjak pemiliknya pergi. Tahun baru imlek, seperti biasa, selalu mengund…
CERPEN | //Slide Sepanjang jalan menatapiku yang sedang berlari, kuyup, dan tak beralas kaki. Penuh tanya pada mata mereka. Beberapa tak sempat meneguk air yang sudah…
CERPEN | << Rewind Serasa luruh beban di hati, saat menuntaskan kalimat yang aku tulis. Jari-jari terasa kaku melipat lembaran itu. Tak lupa menyelipkan dua lembar foto…
TIPS MENULIS | Teknik Snapshot Dalam Mendramatisir Suasana Dalam dunia menulis, kita sering diajarkan untuk patuh pada struktur. Kalimat harus lengkap: Minimal S+P (Subjek + Predikat). Lebih lengkap lagi kala…
OPINI | Stop! Cukup Sekali Seumur Hidup Ikut Lomba Antologi Media sosial kita dibanjiri pengumuman lomba penulisan cerpen atau puisi yang hasilnya akan dibukukan menjadi antologi. Sekilas terlihat menjanjikan:…